Senin, 23 November 2009

MENYEDERHANAKAN



SIKAP mental positif akan menjadikan kita mempunyai kekuatan otak yang luar biasa. Kekuatan otak yang luar biasa tersebut jika kita melakukan tindakan yang merupakan tujuan hidup kita dengan sungguh-sungguh, maka akan meraih kesuksesan. Kesuksesan akan membawa pada rasa percaya diri. Percaya diri akan meningkatkan sikap mental positif. Inilah yang disebut sebagai siklus kesuksesan. Ada beberapa cara untuk mempertahankan sikap mental positif. Salah satu cara untuk mempertahankan sikap positif tersebut dengan menyederhanakan.

Menyederhanakan masalah yang rumit menjadikan kita termotivasi untuk memecahkan masalah tersebut. Einstein menghabiskan tahun demi tahun bersama tiga asisten berbeda untuk membuat teori relativitasnya mudah dipahami oleh orang awam. Einstein menyederhanakan rumus-rumus teori tersebut, sehingga orang awam mau mempelajarinya. Termasuk rumus yang paling mudah diingat tentang energi dapat berubah bentuk, yaitu E = mc2. Dengan rumus tersebut ditunjukkan bahwa massa ataupun cahaya dapat berubah menjadi energi atau sebaliknya.

Pengalaman pribadi saya ketika saya baru saja diterima di FMIPA Fisika UGM, yang saya lakukan langsung masuk ke perpustakaan mendaftar menjadi anggota perpustakaan. Kemudian saya meminjam buku tebal berbahasa Inggris yang berjudul Physics. Pada hal saya tidak dapat memahami bahasa Inggris dengan baik ketika itu. Buku itu, ketika saya naik bus kota, satu-satunya buku yang tidak saya masukkan dalam ransel. Buku itu sengaja saya perlihatkan kepada penumpang bus yang lain, saya seakan-akan membaca sambil mengangguk-anggukan kepala seakan-akan memahami yang saya baca. Pada hal, saya tidak tahu sama sekali yang saya baca tersebut, maklum baru mahasiswa tingkat pertama. Tujuan saya ketika itu, supaya dipandang oleh penumpang bus yang lainnya, seperti anak pinter, tetapi kenyataannya tidak bisa apa-apa. Setelah saya turun dari bus, saya tersenyum sendiri atas kelakuan saya yang sok pinter tersebut. Saya menyadari bahwa dengan cara tersebut saya tidak akan belajar fisika dengan baik. Akhirnya saya menyederhanakan buku yang tebal tersebut dengan meringkas rumus-rumusnya dan ternyata terbukti manjur. Saya bersemangat untuk belajar fisika dengan menghafalkan rumus-rumus yang saya sederhanakan hanya sekitar 5 halaman dari buku yang tebal berbahasa Inggris. Setelah ujian mata kuliah fisika, saya mendapat nilai A.

Demikian pula ketika saya menangani beberapa institusi atau perusahaan yang akan mati. Masalahnya begitu rumit, tetapi biasanya saya sederhanakan. Kadangkala saya hanya membenahi pemasarannya saja, ternyata institusi atau perusahaan sudah dapat bangkit kembali dari keterpurukan. Hukum pareto mengatakan bahwa 80% masalah itu sesungguhnya hanya disebabkan oleh 20%. Dengan menyelesaikan yang 20%, maka masalah tersebut dapat terselesaikan semuanya. Selamat mencoba.
Read rest of entry

MENJADI PEMENANG

Dalam buku Creating Your Own Destiny, Patrick Snow bercerita tetang seorang Indian tua bersama cucunya. Seorang India tua tersebut memberikan pelajaran hidup kepada cucunya. “Sebuah pertarungan terus berkecamuk dalam diriku. Pertarungan sengit antara dua ekor serigala” kata Indian tua kepada cucunya. “Yang satu jahat, dia adalah kemarahan, iri hati, kesedihan, kesombongan, keserakahan, kebohongan, rendah diri, kebanggaan semu, rasa bersalah, tinggi hati dan egoisme. Yang kedua baik, dia adalah kegembiraan, kedamaian, cinta, harapan, rendah hati, ketenangan, keramahan, kedermawanan, empati, kebaikan, kebenaran, memahami perasaan dan iman. Pertarungan serupa berlangsung dalam dirimu, cucuku, juga di dalam diri semua orang” kata India tua. Si cucu berpikir sejenak, lalu bertanya kepada kakeknya “Kek, serigala mana yang menang ?”. Indian tua itupun menjawab “Yang kamu beri makan”.

Apakah Anda memberi makan serigala yang jahat ?. Saya yakin Anda akan memberi makan serigala yang baik. Dengan memberi makan serigala yang baik, Anda akan dapat menghadapi berbagai persoalan kehidupan, termasuk persoalan bisnis. Memang benar memberi makan serigala yang jahat lebih mudah daripada memberi makan serigala yang baik. Nafsu jahat berupa kemarahan, iri hati, kesedihan, kesombongan, keserakahan, kebohongan, rendah diri, kebanggaan semu, tinggi hati dan egoisme merupakan makanan empuk serigala jahat. Ketika Anda tertimpa kegagalan, kesulitan ataupun musibah, maka makanan terbaiknya adalah sabar. Sebagian besar sabar adalah keharusan menahan diri dari hawa nafsu yang jahat dan terlepas dari pengaruhnya. Dengan sabar memaksa Anda berpikir dan bertindak lebih cerdas. Sabar adalah makanan pahit yang tidak mudah untuk dimakan. Seperti halnya menuntuk ilmu perlu untuk belajar memakan sabar. Mulai dari menahan marah dengan sungguh-sungguh dan pada akhirnya akan menjadi kebiasaan untuk dapat menahan marah. Jika menahan marah sudah menjadi kebiasaan, maka tidak akan pernah lagi kemarahan itu berkobar dan juga apabila terlanjur marah, maka untuk memadamkan marah tersebut tidak terlalu sulit. Seseorang yang mampu makan makanan seperti ini dikatakan mempunyai tabiat sabar, yang akan menjadi pemenang di dunia maupun di akhirat.

Dalam kitab Mukasyafatul Qulub, Al-Ghazali menuliskan bahwa ”Barang siapa yang bersabar untuk taat kepada Allah, maka Allah akan memberinya tiga ratus tingkat di surga kelak di hari kiamat. Setiap tingkat seluas jarak di antara langit dan bumi. Barang siapa yang bersabar dalam menghindari larangan-larangan Allah, maka Allah memberinya enam ratus tingkat di surga kelak di hari kiamat. Setiap tingkat seluas jarak antara langit ketujuh dan bumi ketujuh. Dan barang siapa bersabar menghadapi musibab, Allah akan memberinya tujuh ratus tingkat di surga. Setiap tingkat seluas jarak antara Arasy dan bumi”.

Read rest of entry

PEMANDU KOMITMEN SUKSES

Menurut Daniel Goleman, kemampuan motivasi terdiri dari dorongan berprestasi, komitmen, inisiatif dan optimisme. Komitmen merupakan penyelarasan diri dengan sasaran kelompok dan institusi atau masyarakat. Orang dengan kemampuan ini akan siap berkorban demi pemenuhan sasaran institusi atau masyarakat yang lebih penting, merasakan dorongan semangat dalam misi yang lebih besar, menggunakan nilai-nilai kelompok yang dilandasi hati nurani dalam pengambilan keputusan dan penjabaran pilihan-pilihan serta aktif mencari peluang guna memenuhi misi kelompok atau masyarakat.



Rachel Carson telah berjuang untuk mempertahankan komitmennya, setelah ia menemukan dalam penelitiannya bahwa pestisida dapat merusak lingkungan. Akhirnya ia menerbitkan buku yang berjudul Silent Spring. Carson menyadari bahwa bukunya akan menuai kontroversi, tetapi ia dengan komitmennya untuk menyelamatkan lingkungan tetap kokoh dengan pendiriannya.

Dalam buku tersebut Carson menyerukan diselenggarakannya debat umum yang serius mengenai besar kerugian yang harus ditanggung oleh alam yang sangat dicintainya dan bercerita dengan keyakinan yang luar biasa tentang betapa rapuhnya keadaan semua makhluk hidup, termasuk manusia, akibat penggunaan DDT dan bahan-bahan kimia lain yang lebih beracun. Carson ditentang oleh industri pertanian, yang secara besar-besaran mengadakan kampanye untuk mendiskreditkan peringatannya.

Meskipun demikian ia tetap memegang komitmennya untuk menyelamatkan lingkungan. Akhirnya Presiden John F Kennedy terkesan oleh bukunya dan memerintahkan penelitian ulang kebijakan pestisida Federal.

Pada 1963, badan penasihat Presiden untuk urusan ilmu pengetahuan mendukung pendirian Carson. Sekarang orang mengakui bahwa gagasan pendukung lingkungan modern dengan munculnya Company Social Responsibility, dimulai dengan terbitnya buku Silent Spring. ”Seribu kata darinya, maka dunia menempuh arah yang baru,” kata salah seorang editor buku tersebut. ”Begitu dahsyatnya daya dari tujuan hidup yang didukung oleh komitmen emosi” tulis Cooper dan Sawaf dalam Executive EQ.

Apa yang dilakukan Rachel Carson adalah mengerahkan segenap tenaga dengan bakat dan tujuan hidup dengan motivasi yang kuat atau dengan komitmen emosi. ”Tidak ada karya besar di dunia yang pernah terwujud tanpa semangat yang menggelora” kata filsuf Jerman, Hegel. Para pemimpin dan para eksekutif harus menyadari bahwa motivasi terbukti lebih penting daripada intelektual ataupun keterampilan teknis. Bagaimanapun yang menggerakkan motivasi bukan kepala, melainkan hati. ”Sesungguhnya di dalam tubuh anak Adam terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah tubuh itu seluruhnya, dan anggota-anggota tubuh yang lain akan membuatnya baik. Ia adalah hati,” demikian sabda Rasulullah SAW. Hati adalah pemimpin yang harus dipatuhi yang memandu komitmen, sedangkan anggota tubuh lainnya adalah rakyat yang harus patuh pada pemimpinnya.
Read rest of entry

Minggu, 22 November 2009

KREATIVITAS TOKOH-TOKOH DUNIA

“Kreativitas merupakan ciri dari tokoh-tokoh dunia yang telah mengaktualisasikan dirinya” kata Abraham Maslow. Sifat kreatif nyaris memiliki arti sama dengan kesehatan, aktualisasi diri dan sifat manusiawi yang lengkap. Sifat-sifang dikaitkan dengan kreativitas ini adalah fleksibilitas, spontanitas, keberanian, berani membuat kesalahan, keterbukaan dan rendah hati. Kreativitas tokoh-tokoh dunia ini dalam banyak hal mirip dengan kreativitas anak-anak sebelum mereka mengenal takut pada ejekan orang lain, mereka masih melihat masalah secara segar tanpa prasangka. Menurut Maslow sifat-sifat ini merupakat sifat-sifat yang sering hilang setelah orang menjadi dewasa. Orang yang mengaktualisasikan diri tidak kehilangan pendekatan yang segar dan naïf ini, atau jika harus kehilangan, mereka akan mendapatkannya kembali dikemudian hari. Hampir setiap anak mampu membuat lagu, puisi, lukisan, tarian, cerita atau permainan secara mendadak, tanpa direncanakan atau didahului oleh suatu maksud sebelumnya. George Land melaporkan dalam Break-Point and Beyond, bahwa kreativitas anak usia 5 tahun mencetak skor 98 %, anak usia 10 tahun mencetak skor 32 %, anak usia 15 tahun mencetak skor 10 %, dan orang dewasa usia 42 tahun mencetak skor hanya 2 %.

Spontanitas juga hampir memiliki arti yang sama dengan kreativitas. Orang-orang yang mengaktualisasikan diri lebih, tidak malu-malu karenanya, lebih ekspresif, wajar dan polos. Biasanya mereka tidak perlu menyembunyikan perasaan-perasaan atau pikiran-pikiran mereka atau tingkah laku yang dibuat-buat. Kreativitas menuntut kebranian, kemampuan untuk bertahan, mampu mengabaikan kritikan serta cemoohan dan mampu untuk menolak pengaruh kebudayaannya sendiri. Setiap tokoh telah memberikan bukti tentang unsur keberanian yang dibutuhkan dalam saat-saat penciptaan yang sunyi, saat mengukuhkan sesuatu yang baru. Ini sejenis kenekatan, suatu lompatan ke depan sendirian, suatu pemberontakan atau suatu tantangan. Tokoh-tokoh tersebut juga mengalami rasa takut, tetapi rasa takut tersebut dapat diatasi agar terbuka kemungkinan ke arah penciptaan. Skalipun rendah hati terhadap gagasan baru serta cepat mengakui ketidaktahuan maupun kesalahan, tetapi tetap mempunyai pendirian teguh dan rela mengorbankan popularitasnya demi membela sebuah gagasan baru. Mereka penuh percaya diri dan memiliki harga diri, sehingga dapat lebih memusatkan perhatian pada tugas yang harus diselesaikan daripada mempertahankan ego mereka sendiri.

Mereka tidak takut melakukan kesalahan-kesalahan, termasuk kesalahan bodoh. Mereka berpikir ”gila-gilaan” sebagai orang yang kreatif. Mereka fleksibel, mampu menyesuaikan diri bila situasinya berubah, mampu menghentikan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik, mampu menghadapi kebimbangan serta perubahan-perubahan kondisi tanpa mengalami ketegangan yang tidak perlu dan tidak merasa terancam oleh apapun dan siapapun. Mereka pekerja keras, mempunyai banyak inspirasi dan menghasilkan karya nyata yang mendunia. Mereka selalu bekerja keras, disiplin dan latihan. Menjadi anak-anak yang tanpa dosa, melihat dunia dengan mata lebar, tidak mengenal rasa takut pada ejekan, kesalahan kegagalan yang dipandu oleh kecerdasan spiritual akan menjadikan Anda sebagai orang yang sangat kreatif di level tertinggi.
Read rest of entry
 

My Blog List

Followers

Recommended Gadget

  • ads
  • ads
  • ads
  • ads

Agusrianto Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal